Saya kemudian termenung ketika melihat kertas hasil tes psikotes milik saya yang saya ikuti sebelum masuk SMP. Selain nilai IQ yang tertera, di situ tertulis pula minat saya sesuai hasil tes yang saya ikuti. Dan hasilnya...
Literary, Scientific, dan Social Service.
Mungkin kalian pernah membaca salah satu post saya mengenai saya dan orangtua saya yang menganjurkan untuk melanjutkan pendidikan di Pendidikan Dokter. Namun, karena saya termasuk anak yang bebal & susah diatur, saya menolaknya. Saya ingin mencapai cita-cita saya, yang waktu itu masih berharap untuk menjadi mahasiswi HI-FISIP. Namun, saya kembali memikirkan berbagai hal dan pertimbangan. Cita-cita saya dari dulu adalah ingin membangun Indonesia, ingin menjelajahi seluruh bagian Indonesia, dan tentu ingin memajukan Indonesia. Dengan latar belakang pendidikan saya yang anak IPA, saya kemudian mencari program studi yang sesuai dengan cita-cita saya tersebut. Tak lama, saya memantapkan pilihan untuk mendaftar di Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian ITB, karena waktu itu saya berpikir saya mempunyai pengalaman mengikuti OSK Kebumian pada tahun 2013 dan kebetulan saya senang dalam pelajaran meng-eksplor Bumi :D. Setelah mengutarakan minat saya kepada orangtua saya, Ibu saya kemudian menganjurkan saya kuliah di Malang saja.
"Janganlah di Bandung, kejauhan. Lagipula kau seperti membuang kesempatanmu lewat jalur SNMPTN nanti. Coba kau kembali lihat di universitas lain, siapa tau ada yang menyediakn prodi sesuai keinginanmu. Tapi, sejujurnya, Ibu lebih senang kalau kau kuliah di Malang."
Deg. Hati saya kemudian bimbang. Tapi setelah berpikir matang-matang, saya mengikuti saran Ibu saya. Kemudian, saya melihat daftar prodi yang ada di Universitas Brawijaya. Setelah saya telusuri, saya memantapkan hati saya untuk memilih Teknik Geofisika. "Ya Allah, semoga ini salah satu jalan untuk mencapai cita-cita saya," doa saya waktu itu.
Hari kemudian berlalu hingga hari pengumuman SNMPTN itupun tiba. Saya masih ingat, tanggal 9 Mei 2015, sore hari itu saya masih ada kegiatan di sekolah saya, dan ketika teman-teman saya sudah membuka pengumuman, saya masih kekeuh untuk membukanya di rumah saja. Jam setengah tujuh malam, saya kemudian beranjak pulang ke rumah. Setelah sampai di rumah, bapak saya langsung menanyakan NISN saya yang memang digunakan pada saat pendaftaran. Deg deg deg. Rasanya seperti ingin jantungan saja, mana server web-nya waktu itu sempat overload karena banyak yang mengakses dalam waktu bersamaan. Dan ketika dibuka....
Teknik Geofisika - UB!
Saya kemudian sujud syukur dan memeluk kedua orangtua saya. Rasanya hati saya lega luar biasa. Akhirnya, satu langkah lagi saya lewati untuk mencapai cita-cita saya.
Memang, ketika orang membaca cita-cita saya, akan terlihat absurd, tapi percayalah, there are many ways to reach it. Saya tidak pernah menyangka bahwa suatu saat saya akan menyandang gelar S.Si, dan lebih-lebih saya tidak menyangka, minat saya yang sesuai hasil tes 6 tahun lalu itu sesuai dengan apa yang saya raih pada tahun ini. Tak hentinya saya bersyukur kepada Allah swt. atas segala karunia yang Allah berikan kepada saya.
Percayalah, mimpi kita akan menjadi kenyataan dalam waktu yang tepat. Bersabarlah, karena kita tahu Allah tidak akan pernah ingkar janji kepada makhluk-Nya. :)
Insya Allah, i am the next of best scientific that Indonesia have ever! Aamiin.
PS: Doakan saya supaya bisa menyelesaikan kuliah saya secepatnya, ya! Tak sabar rasanya untuk segera melanjutkan kuliah hingga S3 dan berbakti kepada agama, nusa, dan bangsa. Doakan! :)


No comments:
Post a Comment