Pages - Menu

October 25, 2021

Si Perempuan Sulung

Ia menjadi saksi bagaimana orang tuanya mengenali satu sama lain di awal pernikahan mereka.

Ia menjadi anak yang memahami perjuangan orang tuanya membahagiakannya.
Ia tumbuh menjadi anak yang menghargai kedua orang tuanya, tak pernah terpikirkan untuk melawan orang tuanya.
Karena ia tahu pengorbanan orang tua untuk keluarga kecil mereka.

Ia menjadi tumpuan untuk adik-adiknya.
Ia berusaha tak takut apa pun, menjadi kuat, tangguh, namun terus belajar bersabar dan rendah hati.
Karena ia tahu, adik-adiknya akan mencontoh sikap dan perilakunya.

Ia mencoba untuk menggapai mimpi-mimpinya.
Berjalan sendiri, belajar menjadi yang terbaik, berusaha sepenuh hati untuk menjadi yang sukses, karena ia tahu, seluruh mata akan memandangi keluarganya melalui dia. Karena dia si nomor satu.

Namun,
ia tak sekuat yang terlihat.
tak sesabar yang ia terus latih.
Ia kadang membutuhkan pegangan dan tumpuan lain, tetapi tetap bersikeras untuk bisa berjalan sendiri.

Menjadi si perempuan sulung memang tak pernah mudah. Selalu ada tekanan untuknya. Entah dari sekitarnya, atau dirinya sendiri. Namun, ia berusaha mengabaikan itu dan tetap berjalan lurus sesuai keinginannya.

Si perempuan sulung. Si keras kepala, berkeinginan kuat, tangguh, (mencoba) mandiri, namun selalu mengingat kodratnya sebagai perempuan. 

Bukankah perempuan dipandang sebagai si lemah?

Tetapi, si perempuan sulung tak pernah mengamininya. Karena ia tahu bahwa ia kuat, ia tangguh, dan bisa memilih jalan hidupnya sendiri.



No comments:

Post a Comment