Pages - Menu

June 26, 2015

'heart-breaking'




Yay or nay? 



I would say "yay". People change because heart-breaking. To be better, or to be worse. It depends on those people, how they can pass it. Though people always refuse "heart-breaking", however this "pain" can make people change; their mind, their attitude, and any-their-more. Make they stronger, or weaken.





"If you afraid to 'heart-breaking', just don't fall in love" 

June 25, 2015

lelaki dan perempuan, akankah memang tak pernah tulus dalam persahabatan?

Banyak orang yang tak percaya, seorang lelaki dan seorang perempuan bisa memiliki hubungan persahabatan yang 'tulus', tanpa menimbulkan rasa lain. Tapi, aku percaya. Aku percaya karena aku merasakannya.



Sahabat terbaikku sepanjang masa, sahabat yang paling mengerti diriku, sahabat yang memahami kekurangan dan kelebihanku, sahabat yang selalu ada untukku, sahabat yang selalu siap sedia mendengar & memberiku motivasi ketika diriku sudah tak mempunyai rasa percaya diri, sahabat yang selalu mengingatkanku akan kebaikan Allah swt., sahabat yang selalu mengajakku untuk mencintai Allah & ciptaan-Nya di dunia, sahabat yang selalu bertindak dewasa ketika diriku kembali childish, sahabat yang tahu hobi dan kegemaranku, sahabat yang tak pernah lelah dan terus memperkenalkan ku dengan dunianya, sahabat yang berjanji untuk selalu ada buatku.


Ketika kalian berpikir bahwa persahabatan yang tulus hanya bisa terjadi antara perempuan dan perempuan ataupun lelaki dan lelaki, kalian salah. Persahabatan antara perempuan dan lelaki bisa saja terjadi, asal kalian selalu berkomitmen dan menganggap hal yang terjadi sudah biasa, tak membawa perasaan sedikitpun. Persahabatan, layaknya hubungan lain, perlu dijaga dan orang yang terlibat di dalamnya harus mempunyai komitmen & kepercayaan, bahwa rasa sayang timbul karena saling membutuhkan dan memahami bahwa kenyamanan akan membuat persahabatan menjadi lebih baik.



Terima kasih, sahabatku. Terima kasih telah mengajarkanku banyak hal. Sedih rasanya ketika tak lama lagi kita akan memasuki dunia baru kita masing-masing, terpisahkan jarak ratusan kilometer demi mencapai cita-cita dan tujuan masing-masing. Semoga sukses, kawan. You know, I owe you a lot.

June 24, 2015

k e t i k a

Ketika maaf tak lagi diindahkan, apa lagi yang harus kulakukan?
Ketika penyesalan tak lagi jadi alasan utama, apa lagi yang harus dijadikan alasan?
Ketika kebenaran tak lagi jadi kebutuhan, apa lagi yang harus dipercayai?
Ketika semuanya sudah berakhir dengan cara yang kita tidak inginkan, apa lagi yang harus kita perbaiki?
Ketika penjelasan tak lagi jadi penerang, apa lagi yang harus diredupkan?