Banyak orang yang tak percaya, seorang lelaki dan seorang perempuan bisa memiliki hubungan persahabatan yang 'tulus', tanpa menimbulkan rasa lain. Tapi, aku percaya. Aku percaya karena aku merasakannya.
Sahabat terbaikku sepanjang masa, sahabat yang paling mengerti diriku, sahabat yang memahami kekurangan dan kelebihanku, sahabat yang selalu ada untukku, sahabat yang selalu siap sedia mendengar & memberiku motivasi ketika diriku sudah tak mempunyai rasa percaya diri, sahabat yang selalu mengingatkanku akan kebaikan Allah swt., sahabat yang selalu mengajakku untuk mencintai Allah & ciptaan-Nya di dunia, sahabat yang selalu bertindak dewasa ketika diriku kembali childish, sahabat yang tahu hobi dan kegemaranku, sahabat yang tak pernah lelah dan terus memperkenalkan ku dengan dunianya, sahabat yang berjanji untuk selalu ada buatku.
Ketika kalian berpikir bahwa persahabatan yang tulus hanya bisa terjadi antara perempuan dan perempuan ataupun lelaki dan lelaki, kalian salah. Persahabatan antara perempuan dan lelaki bisa saja terjadi, asal kalian selalu berkomitmen dan menganggap hal yang terjadi sudah biasa, tak membawa perasaan sedikitpun. Persahabatan, layaknya hubungan lain, perlu dijaga dan orang yang terlibat di dalamnya harus mempunyai komitmen & kepercayaan, bahwa rasa sayang timbul karena saling membutuhkan dan memahami bahwa kenyamanan akan membuat persahabatan menjadi lebih baik.
Terima kasih, sahabatku. Terima kasih telah mengajarkanku banyak hal. Sedih rasanya ketika tak lama lagi kita akan memasuki dunia baru kita masing-masing, terpisahkan jarak ratusan kilometer demi mencapai cita-cita dan tujuan masing-masing. Semoga sukses, kawan. You know, I owe you a lot.